Pemkab-Polres Kukar Lakukan Sidak, Temukan MinyakKita Kurang dari 1 liter
(Sidak yang dilakukan Pemkab Kukar bersama Polres dan Kodim 0906 Kukar/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Polres Kukar didampingi Kodim 0906 Kukar menggelar inspeksi mendadak (sidak) pasca ramainya takaran Minyakkita di sunat. Inspeksi ini digelar Rabu (12/03/2025).
Selain itu sidak ini juga
untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di kabupaten Kukar tetap
stabil menjelang bulan suci Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) dan idul fitri
1446 H/ 2025 M.
Sidak ini di lakukan di
lima titik, pada operasi yang dilakukan ini salah satu temuan dalam sidak
adalah adanya minyak goreng subsidi Minyak Kita disalah satu toko di Kukar yang
takarannya kurang dari satu liter.
Kanit Idik I Satreskrim
Polres Kukar, Ipda I Putu Rinda Diantana, mengungkapkan bahwa dari hasil
pengecekan, ditemukan minyak goreng yang seharusnya berisi satu liter ternyata
kurang 2 ml.
“Kami menemukan adanya
ketidaksesuaian takaran pada minyak goreng subsidi (Minyak Kota) di salah satu
toko.” Ungkap Ipda I Putu Rinda Diantana usai sidak
Ia menegaskan dengan
ditemukannya indikasi ketidak sesuaian ukuran ini, pihak polres akan melakukan
tindak lanjut dengan memanggil pemilik toko untuk memastikan dari mana mereka
mendapatkan stok tersebut dan apakah sudah dilakukan pengecekan sebelum dijual.
Dari pantauan
Poskotakaltimnews di lokasi dalam sidak ini, tim mengecek harga minyak goreng
subsidi (Minyak Kita) untuk ukuran 1 liter, harga jualnya Rp15.700, sedangkan 2
liter dijual Rp35.000, yang masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET)
yang ditetapkan pemerintah.
Selain minyak goreng,
petugas juga memeriksa distribusi gas LPG 3 kg untuk memastikan tidak ada
penyelewengan.
Sementara itu Asisten I
Sekretariat Kabupaten Daerah (Setkabda) Kutai Kartanegara, Ahmad Taufik
Hidayat, yang turut serta dalam sidak ini, menyampaikan bahwa stok bahan pokok
secara umum aman, termasuk gas LPG 3 kg.
“Alhamdulillah, kita
pastikan bahwa stok gas LPG 3 kg aman hingga Lebaran. Untuk harga di agen tadi
sudah sesuai dengan harga eceran yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Namun, ia juga menyoroti
temuan terkait takaran minyak yang kurang dari satu liter dan harga gas yang
sedikit lebih tinggi di tingkat pengecer.
“Ada beberapa temuan dari
Polres terkait penjualan gas LPG yang harganya lebih tinggi dari harga eceran
resmi. Serta minyak yang kurang dari takaran ini menjadi perhatian kita
bersama, dan akan di tindak lanjuti oleh pihak terkait,” jelasnya
Selain minyak dan gas LPG,
sidak juga memastikan ketersediaan beras di pasaran. Taufik menekankan agar pedagang
eceran tidak menjual dengan harga yang terlalu tinggi, sehingga tidak
memberatkan masyarakat
“Alhamdulillah, stok beras
juga aman dan cukup untuk kebutuhan masyarakat hingga Lebaran,” pungkasnya
Taufik menegaskan bahwa
pengawasan akan terus dilakukan guna memastikan tidak ada kecurangan dalam
distribusi bahan pokok bersubsidi.
“Kami mengimbau para
pedagang untuk memastikan kualitas, takaran, serta harga jual produk sesuai
dengan kebijakan pemerintah agar tidak merugikan masyarakat,” tutupnya. (adv/tan)